LANGKAH-LANGKAH BELAJAR BISNIS
ONLINE BAGI PEMULA DENGAN BENAR
Diperbaharui tgl 18 Des 2014
Tidak dipungkiri, saat
ini makin banyak orang yang mencari cara belajar bisnis online,
entah itu untuk mendapatkan penghasilan tambahan ataupun yang memang benar-benar ingin fokus menerjuni jalur ini sebagai
sumber penghasilan utama.
Dan mungkin Anda yang
saat ini sedang membaca artikel ini, juga sedang mulai menggali informasi
tentang bagaimana berbisnis online. Betul…?
Disini saya ingin
berbagi pengalaman tentang bagaimana mengawali usaha melalui internet, plus langkah-langkah yang diperlukan ketika memulai bisnis online, yakni hal-hal inti
yang penting untuk dilakukan supaya usaha Anda bisa langsung dijalankan.
“Untuk itu, ijinkan saya bercerita…”
Saya masih ingat, dulu
waktu pertama kali memulai bisnis online segala sesuatunya tampak seperti absurd. Banyak keraguan…
Lalu, muncul lah
pertanyaan-pertanyaan di dalam diri seperti:
- Bisa nggak ya bisnis online itu
dijalankan?
- Cocok apa nggak ya buat saya
lakukan?
- Langkah apa saja yang perlu
saya tempuh supaya bisa jalan?
- Berapa modal yang akan
dibutuhkan?
- … dan segudang pertanyaan
lainnya.
Meskipun tidak ada
patokan pasti langkah-langkah apa yang sebenarnya harus dilakukan, menurut saya
secara singkat ada tiga hal utama yang bisa kita persiapkan. Apa saja
langkah-langkah tersebut?
Tetaplah menyimak…
Langkah Pertama..
Pertama-tama adalah
putuskan apa yang mau Anda jual.
Sebelum benar-benar
menjalani suatu siklus bisnis, Anda harus berlatih menjual lewat internet
terlebih dahulu. Kira-kira apa yang mau Anda tawarkan ke orang lain lewat media
online.
Lakukan riset produk, dan sebisa mungkin carilah produk-produk yang cepat
laku dan perputarannya cepat. Artinya banyak yang membutuhkan atau ada
pasarnya. Sehingga kita bisa ikut semangat dalam menjalani kegiatan jualan
online ini.
Bukan apa-apa sih,
tetapi kalau produk kita yang membutuhkan terlalu sedikit atau pasarnya sempit,
biasanya kita akan mudah menyerah karena dagangan tidak kunjung laku.
*Pengalaman pribadi* :-p
Mengenai jenis
produknya, bisa berbentuk produk fisik, jasa, ataupun digital.
- Contoh
barang fisik, sabun
herbal, obat herbal, jam tangan, smartphone, motor, mobil, makanan,
pernak-pernik aksesoris, rumah dan bangunan, dan apa saja yang bisa Anda
tangkap.
- Contoh
barang digital, bisa
berupa ebook, produk-produk informasi, kursus online, software.
- Contoh
jasa, bisa
dengan menyediakan jasa pembuatan website, jasa online marketing,
rental mobil, agen tour & travel, agen umroh & haji, dan jasa-jasa
yang lain.
Tidak usah terlalu
detil, yang penting Anda mempunyai gambaran besar mengenai rencana Anda dan
memahami pola pemasaran online.
Nah, berdasarkan
pengalaman saya juga, langkah pertama ini adalah yang terberat.
Mengapa?
Karena kita harus
menyusun konsep usaha kita, mencari ide, mencari supplier, dan bahkan mau nggak
mau juga harus belajar ilmu bisnis. Kemudian hambatannya adalah, kadang kita
menginginkan segala sesuatu sempurna. Dan akhirnya malah nggak jalan-jalan.
Kalau saya boleh
saran, untuk tahap awal ini tidak usah terlalu detil dulu. Anda harus rela
untuk menginvestasikan waktu, tenaga, dan mungkin uang, untuk belajar.
Kemudian mulailah
dengan menjual produk orang lain, bisa dengan konsep dropship, reseller, maupun
kemitraan dengan produsen.
Contohnya: agen
asuransi, agen perumahan & properti, agen travel, jual baju / produk
fashion dengan konsep konsinyasi, dll.. dll.. banyak banget..
Sehingga pada tahap
awal ini Anda tidak dibebani dengan biaya produksi yang besar dan kerugian pun
bisa minimal.
Langkah Kedua..

Tahapan selanjutnya
adalah membuat website.
Website ini nantinya
akan kita jadikan sebagai lapak online atau workshop kita di dunia maya.
Nah, website milik
kita ini nantinya juga bisa kita jadikan sebagai situs pusat rujukan ketika
kita hendak menyebar promosi online lewat social media, forum, marketplace,
ataupun situs jualan lainnya.
Dalam proses pembuatan
website, Anda akan lebih banyak berkutat dengan hal-hal yang sifatnya teknis,
seperti belajar menginstal aplikasi website, dan mungkin sedikit belajar bahasa
pemrograman web.
Tidak perlu khawatir,
jangan buru-buru bilang “saya gaptek”, “nggak ngerti teknologi”, “saya bukan
anak kuliahan”, dan kata-kata sejenis lainnya.
Karena website yang
akan kita buat adalah jenis website yang praktis, nggak pakai ribet. Istilah
kerennya, tinggal “plug and play”… pasang lalu pakai…
Lagipula, disinilah
tantangannya dalam berbisnis online.
Lalu apa itu domain? Dan apa itu hosting?
- Domain
adalah nama website Anda, contoh: www.namadomainanda.com.
Ibarat rumah, nama domain adalah alamat rumah Anda. Jadi usahakan ketika Anda memutuskan untuk membuat nama domain, sesuaikan dengan nama Anda, atau topik website Anda, ataupun jenis usaha Anda. - Hosting
adalah tempat untuk menaruh nama domain Anda dan
file-file pembentuk website.
Jika menggunakan analogi rumah di atas, hosting itu ibarat tanah. Semakin besar kapasitas hosting, maka akan semakin luas pula ukuran tanah rumah Anda.
Domain dan hosting
merupakan satu kesatuan, dan tidak bisa dipisahkan dalam sebuah website.
Tentang bagaimana cara
membuat website nya, bisa dengan metode website
gratisan dan website berbayar.
Website berbayar
Cara ini mengharuskan
kita untuk menggunakan domain dan hosting sendiri.
Artinya, kita harus
mencari nama domain untuk alamat website kita, dan kemudian menyewa hosting
untuk digabungkan dengan domain tersebut.
Kalau saya boleh
jujur, cara ini adalah paling saya rekomendasikan. Keuntungannya banyak, dan
salah satunya adalah dengan memiliki alamat domain sendiri, usaha online kita
akan terasa lebih profesional di mata konsumen dan lebih dipercaya.
Untuk tahap permulaan,
Anda mungkin tidak memerlukan kapasitas hosting yang terlalu
besar.
Anda bisa menyiapkan
uang 150 ribu untuk sewa hosting, dan 100 ribu untuk membeli nama domain.
Namun ingat, nama
domain hanya berlaku untuk setahun, jadi tahun depan jika Anda masih ingin
menggunakannya, Anda harus melakukan perpanjangan. Begitu juga untuk hosting.
Website Gratisan
Mungkin bagi yang
benar-benar baru saja mulai, akan bilang “Lah,
menggunakan domain dan hosting sendiri memerlukan biaya, dan saya masih ragu
untuk menggunakannya…”
Ehm… tenang…
Kabar baiknya Anda
masih bisa membuat website secara gratis. Baca artikel ini:
Sepengetahuan saya,
ada beberapa penyedia blog gratisan yang sudah cukup terkenal, diantaranya ada
WordPress, Blogspot, Typepad, Posterous, Tumblr, dan masih banyak lagi.
Namun jika saya boleh
menyarankan, pakailah WordPress atau Blogspot. Karena kedua penyedia blog
tersebut sudah banyak dikenal oleh para pengguna internet di dunia, dan juga
lebih mudah dikenal oleh mesin pencari seperti Google, Yahoo, dan Bing.
Contoh alamat website
yang menggunakan fasilitas website gratisan ini, antara lain:
- WordPress =
http://bisnissaya.wordpress.com
- Blogspot =
http://bisnissaya.blogspot.com
- Tumblr =
http://bisnissaya.tumblr.com
Anda bisa lihat, ada
embel-embel nama penyedia fasilitas website gratisan tersebut.
Meskipun menggunakan
website gratisan kadang dianggap kurang profesional, tetapi cara ini masih
cukup lumayan untuk tahap awal. Nantinya ketika bisnis Anda sudah mulai
berjalan, dan mulai ada pemasukan, Anda bisa mempertimbangkan untuk upgrade
menggunakan domain dan hosting berbayar.
Simple Is The Best
Ini adalah contoh
website yang sudah terbukti mendatangkan penjualan berkali-kali. Silahkan lihat
postingan ini:
Mungkin ada beberapa
dari Anda yang merasa masih kesulitan untuk membuat website, ataupun belum ada
waktu untuk belajar membuat website sendiri.
Solusinya, jika Anda
masih tetap ingin membuat website bisnis yang profesional dan mungkin juga
dengan nama domain sendiri, Anda bisa meng-outsource-kan ke penyedia jasa pembuatan website yang
banyak tersedia di internet. Atau bisa saja minta tolong dibuatkan teman Anda
yang sudah biasa membuat web.
Bagaimana, masih mau
lanjut..? Simak langah ketiga berikut ini…
Langkah Ketiga..
Setelah website Anda
jadi, Anda bisa mengisinya dengan informasi produk / jasa yang Anda miliki. Isi
konten website Anda secara meyakinkan. Jangan asal copy paste, namun usahakan
gunakan kata-kata yang memang pantas untuk Anda pasang di website. Karena ini
akan menjadi sarana promosi dan kantor online Anda.
Kemudian untuk materi
konten web-nya, saya sarankan yang simpel saja dulu, antara lain memuat informasi:
- Profil usaha.
- Galeri gambar produk / jasa
beserta keterangannya.
- Alamat usaha lengkap dengan
cara menghubungi Anda.
- Cara pemesanan dan form order
nya.
Promosikan…
Ya, kalau konten
website sudah ada, apalagi selanjutnya kalau bukanmempromosikan website bisnis Anda. Tujuannya adalah untuk mendapatkan
kunjungan / trafik ke website kita.
Anda bisa memulainya
dengan memanfaatkan situs social media seperti Facebook, Twitter, Instagram,
Pinterest, dan situs social media lain yang Anda paham. Setahu saya, ini adalah
cara tercepat untuk menyebarluaskan informasi bisnis Anda. Apalagi jika Anda
mempunyai jumlah teman / follower yang sudah cukup banyak, itu akan sangat
membantu.
Kemudian, Anda juga
bisa mulai memajang produk maupun jasa Anda di situs-situs forum seperti Kaskus,
dan situs-situs Marketplace seperti Bukalapak, Toko Bagus (sekarang OLX.CO.ID),
Tokopedia, dll.
Selain itu, untuk
tingkat promosi yang lebih “Advance”, yakni melalui mesin pencari seperti
Google, Yahoo, Bing dengan teknik SEO. Ini memang lebih teknis, karena kita
harus memahami cara optimasi situs supaya bisa menduduki halaman pertama dalam
suatu mesin pencari, dengan kata kunci tertentu. Namun justru dengan memahami
pola SEO ini, mindset bisnis dan pemasaran online kita akan lebih tajam.
Ohya, seperti yang
tadi saya singgung di “Langkah Kedua – Membuat
Website”. Website yang kita buat tadi akan kita jadikan sebagai pusat rujukan dari
promosi online yang kita lakukan. Maksudnya, setelah orang-orang mendapatkan
informasi tentang produk / jasa Anda dari situs social media, forum,
marketplace, maupun Google dan mesin pencari lainnya, tentunya mereka penasaran
siapa sih yang jualan produk / jasa tersebut. Dan pada akhirnya mereka akan
mengunjungi situs Anda untuk mendapatkan info lebih dalam tentang siapa Anda dan
apa saja produk Anda.
Ini momentum! Jangan
sampai kita kehilangan prospek karena kita tidak punya “kantor online”
disebabkan oleh kurang percayanya calon konsumen terhadap presensi online kita.
Apa itu? Ya, website
yang baru saja kita buat…
Jadi benar-benar
manfaatkan momentum ini untuk memberikan respon yang meyakinkan.
Selanjutnya, bangun
hubungan dengan para pengunjung, beri informasi yang mereka butuhkan. Mungkin
mereka tidak langsung beli produk Anda, namun ketika mereka mendapatkan
informasi yang dibutuhkan, maka kepercayaan mereka akan tumbuh, sehingga
kemungkinan mereka membeli produk pada Anda akan semakin besar.
Target utama dari
pemanfaatan website kita, adalah terjadinya kontak pertama dengan calon
konsumen. Selanjutnya, itu terserah Anda. Mau pakai follow up by email kah, by
phone kah, atau kunjungan langsung on the spot kah, silahkan.
Nah, itulah gambaran
besar tiga langkah bagaimana memulai bisnis online.
Kesimpulan: CTPM is the key.
C = Content, buat
konten yang informatif dan sesuai target konsumen
T = Traffic, datangkan trafik melalui search engine / social media / getok tular
P = Pre-selling, bangun hubungan dengan para audience / pengunjung
M = Monetize, tawarkan solusi yang dibutuhkan oleh calon konsumen
T = Traffic, datangkan trafik melalui search engine / social media / getok tular
P = Pre-selling, bangun hubungan dengan para audience / pengunjung
M = Monetize, tawarkan solusi yang dibutuhkan oleh calon konsumen
Cari Mentor!
Buat Anda yang mau
belajar lebih serius tentang bisnis online, saya sarankan untuk mencari mentor.
Dia yang akan membimbing Anda dalam masa-masa awal membangun bisnis.
Saya ada beberapa
rekomendasi situs milik para mentor atau praktisi yang sudah berpengalaman dan
insya Allah bagus untuk Anda mulai belajar bisnis online:
1. Cafebisnis
Diasuh oleh Lutvi Afandi, salah satu legenda internet marketing dan bisnis
online di Indonesia. Materinya komplit, panduan A-Z urut dan rapi. Enak banget
ngikutinnya.
2. Tutorial WordPress Bagi Pemula
Belajar membuat
website bagi para pebisnis online menurut saya memang tidak wajib. Namun akan
menjadi penting ketika kita ingin mengelola website secara baik dan benar.
Teman saya Handoko Tantra sudah membuat panduan
dalam bentuk video yang insya Allah mudah untuk diikuti.
Setelah Itu…..?
Sama seperti jenis
bisnis lainnya.
Ketika Anda memutuskan
untuk membangun bisnis online pastinya ada beberapa hal yang harus Anda
perhatikan.
Namun, dari semua hal
tersebut, yang paling penting adalah mindset Anda.
Faktor penentu
kesuksesan suatu bisnis, 95% ditentukan oleh kualitas pribadi manusia. Ini
adalah hal-hal yang sifatnya non-teknis. Dan sisanya adalah yang sifatnya
teknis.
Anda bisa saja
mempunyai keahlian membuat suatu web yang canggih, dengan berbagai fitur dan
tampilan yang keren.
Namun jika Anda tidak
mempunyai visi terhadap kemampuan Anda, tidak mempunyai semangat untuk belajar
dan bertahan, ya sama saja. Bisnis Anda akan segitu-segitu saja.
Usahakan supaya bisa
lebih memberikan value added bagi orang-orang di
sekitar Anda, bagi kebaikan sesama. Dengan begitu, Anda akan menemukan
alasan mengapa Anda berbisnis online.
Bukankah tujuan utama
kita berbisnis adalah supaya bisa melayani lebih banyak orang, dan lebih
bermanfaat bagi sesama?
Oia, ada baiknya Anda
juga membaca artikel tentang tips bisnis yang pernah saya tulis di blog ini.
Dan jika dirasa tips cara memulai bisnis online ini bermanfaat, bagikan kepada
teman, saudara, bahkan pasangan Anda, dan terutama buat orang-orang yang sedang
membutuhkan tambahan penghasilan supaya bisa segera take action untuk perubahan kehidupan yang lebih
baik lagi.
Atau like dan share
tombol social media di bawah ini. Terima kasih.
Semoga kebaikan
senantiasa menyertai Anda. Salam sukses! Semangat!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar